how to work 4 stroke system in diesel engine

Pelajari lebih lanjut mengenai sistem 4 langkah pada engine diesel dengan berbagai model dan series.

lubricating system

Bagaimana cara kerja dan komponen apa saja yang terdapat pada lubricating system ? temukan jawabannya.

Cooling System

Pelajari lebih banyak mengenai cooling system pada engine diesel temukan gejala-gejala overheating atau overcooling pada mesin anda.

fuel system

Mari kita lihat seberapa pentingnya fuel system dalam sebuah engine dan keungulan dari masing-masing komponen.

Selasa, 02 Agustus 2011

Hiv- Aids perlu pengendalian bagi pekerja

Kita berjuang untuk membuat Standard Chartered tempat bekerja yang hebat dengan menciptakan suatu lingkungan yang menarik, inklusif dan aman, yang menghargai keberhasilan dan mendorong karyawan untuk mengendalikan pengembangan pribadi mereka.
Di jantung strategi karyawan Grup adalah fokus kita untuk mendorong keterlibatan karyawan. Keterlibatan adalah kunci pendorong produktivitas dan kinerja, yang menciptakan landasan bagi budaya kinerja kita. Kita mendorong dan berfokus pada perilaku yang menghasilkan hal-hal terbaik dari setiap karyawan, menilai kinerja mereka tidak hanya dari hasil tetapi juga dari cara hasil itu dicapai. Untuk melekatkan perilaku ini kita mempunyai program remunerasi yang sudah berjalan, dirancang dengan teliti untuk memberi insentif karyawan kita agar hidup dengan nilai-nilai kita setiap hari. Kita selalu memandang kebijakan remunerasi kita seharusnya mendukung dan mendorong strategi bisnis dan memperkuat nilai-nilai kita. Kita percaya kebijakan remunerasi kita baik dan selaras dengan standar praktik terbaik eksternal dengan struktur berbasis risiko dan tata kelola yang kuat. Bonus kinerja tahunan kita fleksibel, dan diberikan dalam bentuk kombinasi tunai dan saham tunda. Hal itu ditentukan dengan mempertimbangkan penilaian risiko dan faktor lain seperti pencapaian agenda manajemen, manajemen risiko dan latar belakang ekonomi, serta profit.

Untuk karyawan senior, proporsi gaji variabel dibayarkan dalam bentuk saham, sebagian dalam bentuk bonus kinerja tahunan tunda dan sebagian sebagai penghargaan saham kinerja yang dikaitkan dengan kinerja bisnis jangka panjang. Kita mengkaji kebijakan remunerasi secara rutin terhadap perkembangan regulasi yang signifikan dan praktik pasar. Di tahun 2009 kita akan terus melakukan perbaikan. 

Di tahun 2002, kita mencanangkan lima nilai kunci Grup - Berani, Responsif, Internasional, Kreatif dan Dapat Dipercaya (Courageous, Responsive, International, Creative and Trustworthy). Kita percaya bahwa perilaku dan budaya kita merupakan sumber keunggulan kompetitif. Hal itu yang membuat nasabah melakukan transaksi perbankan dengan kita dan karyawan tetap bersama kita. 

Sebagai salah satu bank paling internasional di dunia, dengan kehadirannya yang unik di Asia, Afrika dan Timur Tengah, kita menyediakan kesempatan berkarier kepada angkatan kerja yang sangat beragam. Ukuran dan jangkauan kita memberi karyawan kesempatan mendapatkan pengalaman internasional, beroperasi di berbagai negara, berinteraksi dan belajar dari budaya yang lain. Karyawan kita mewakili 125 kewarganegaraan, 68 di antaranya terwakili di level manajemen senior. Ini merefleksikan dorongan kita untuk menciptakan lingkungan yang beragam dan mengikutsertakan semuanya, menjadi tempat seluruh karyawan dapat memberikan sumbangan untuk kesuksesan kita. Di tahun 2008, kita memperkenalkan tindakan berikutnya untuk meningkatkan jumlah perempuan di jajaran manajemen senior, termasuk program mentoring dan pengembangan. Kita juga meningkatkan fokus kita untuk menarik calon karyawan penyandang cacat.
Kesehatan dan keamanan tempat kerja tetap merupakan prioritas dan di tahun 2008 kita mengadakan lokakarya untuk lebih memperkuat perilaku yang aman. Komitmen kita perluas sampai di luar lingkungan kerja dan kita telah menjangkau ke luar untuk mendukung kampanye kesehatan dan keamanan komunitas. Kerja HIV/AIDS kita juga telah diakui berkelas dunia oleh UNAIDS.

Senin, 01 Agustus 2011

Membuka File yang ter-hidden karena virus

Cara yang kita gunakan ada dua macam cara. Yang pertama kita harus mengetahui file tersebut belum terdelet atau ter Format.



Yaitu dengan menggunakan Folder Options.

1. Kita menggunakan Windows Explorer..
2. Klik Menu Tools – Folder Options.
3. Maka akan muncul Kotak Folder Options..
4. Kemudian Klik View..
5. Lalu Klik Show Hidden File and folder. Non Aktifkan atau hilangkan centang pada Hide extensions for known file types dan Hide protected operating system file (Recommended)
6. Jika muncul perintah. Klik Yes
7. Klik Ok untuk Menutup Kotak Dialogs Folder Options..

8. Nah.. disini kita bisa melihat.. file-file yang terhidden..


Cara berikutnya memanfaatkan Command Propt:
1. Klik Start – Run
2. Pada Kotak Dialogs Run.. Ketikan CMD
3. Maka kotak Command Propt akan terbuka
4. Setelah Kotak Command Propt terbuka.. Ketikkan Nama Drive atau Letak Flash Dish. Contoh f: Enter,
5. Maka akan muncul Drive Flash atau Drive lain yang akan di buka Proteksi Hiddennya
6. Setelah Muncul Drive Flash tersebut.. Maka Ketikkan attrib –s –h *.* /s /d lalu Enter.
7. Proses attrib hidden sedang berjalan…
8. Setelah selesai memproses untuk membuka Hidden File… Maka akan muncul …
9. Nah.. disini kita dapat melihat.. file yang sudah terbuka Hiddennya dan membedakan File dan Folder mana yang Terkena Virus…


Mengecek file yang terdeteksi oleh virus
1. Untuk mengecek apakah file tersebut terkena atau terinfeksi oleh Virus.. maka klik View.. Detail…
2. Disini kita dapat membedakan File apa saja yang sudah terinfeksi Virus.. sebenarnya bukan terinfeksi.. tetapi virus tersebut membuat duplikat file dan meng hidden file aslinya…Disini file yang terinfeksi virus adalah file word yang terinfeksi menjadi extensien .exe atau Aplikasi.
3. Karena kita sudah mengetahui file mana saja yang terinfeksi virus… maka kita dapat langsung menghapus atau melakukan scanning menggunakan antivirus dan mendelete virus yang terdeteksi

Jumat, 15 Juli 2011

Oli Pelumas

            Pelumas mesin atau yang lebih dikenal oli mesin memang banyak ragam dan macamnya. Bergantung jenis penggunaan mesin itu sendiri yang membutuhkan oli yang tepat untuk menambah atau mengawetkan usia pakai mesin.




Jenis Oli :

Jenis oli ada 2 yaitu :

  1. Oli Mineral
  2. Oli Sintesis  

 

 

1. Oli Mineral 

Semua jenis oli pada dasarnya sama. Yakni sebagai bahan pelumas agar mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat. Oli mengandung lapisan-lapisan halus, berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam komponen mesin seminimal mungkin, mencegah goresan atau keausan. Untuk beberapa keperluan tertentu, aplikasi khusus pada fungsi tertentu, oli dituntut memiliki sejumlah fungsi-fungsi tambahan. Mesin diesel misalnya, secara normal beroperasi pada kecepatan rendah tetapi memiliki temperatur yang lebih tinggi dibandingkan dengan Mesin bensin. Mesin diesel juga memiliki kondisi kondusif yang lebih besar yang dapat menimbulkan oksidasi oli, penumpukan deposit dan perkaratan logam-logam bearing.



2. Oli Sintetis

Oli Sintetis biasanya terdiri atas Polyalphaolifins yang datang dari bagian terbersih dari pemilahan dari oli mineral, yakni gas. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mineral. Inilah mengapa oli sintetis bisa dicampur dengan oli mineral dan sebaliknya. Basis yang paling stabil adalah polyol-ester (bukan bahan baju polyester), yang paling sedikit bereaksi bila dicampur dengan bahan lain. Oli sintetis cenderung tidak mengandung bahan karbon reaktif, senyawa yang sangat tidak bagus untuk oli karena cenderung bergabung dengan oksigen sehingga menghasilkan acid (asam). Pada dasarnya, oli sintetis didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mineral.



Kualitas

Kualitas oli disimbolkan oleh API (American Petroleum Institute). Simbol terakhir SL mulai diperkenalkan 1 Juli 2001. Walau begitu, simbol makin baru tetap bisa dipakai untuk katagori sebelumnya. Seperti API SJ baik untuk SH, SG, SF dan seterusnya. Sebaliknya jika mesin kendaraan menuntut SJ maka tidak bisa menggunakan tipe SH karena mesin tidak akan mendapatkan proteksi maksimal sebab oli SH didesain untuk mesin yang lebih lama.

Ada dua tipe API, S (Service) atau bisa juga (S) diartikan Spark-plug ignition (pakai busi) untuk mobil MPV atau pikap bermesin bensin. C (Commercial) diaplikasikan pada truk heavy duty dan mesin diesel. Contohnya katagori C adalah CF, CF-2, CG-4. Bila menggunakan mesin diesel pastikan memakai katagori yang tepat karena oli mesin diesel berbeda dengan oli mesin bensin karena karakter diesel yang banyak menghasilkan kontaminasi jelaga sisa pembakaran lebih tinggi. Oli jenis ini memerlukan tambahan aditif dispersant dan detergent untuk menjaga oli tetap bersih

Sebagai tambahan, bila oli yang digunakan sudah tipe sintetik maka tidak perlu lagi diberikan bahan aditif lain karena justru akan mengurangi kireja mesin bahkan merusaknya.


Kontaminasi

Kontaminasi terjadi dengan adanya benda-benda asing atau partikel pencemar di dalam oli. Terdapat delapan macam benda pencemar biasa terdapat dalam oli yakni

  1. Keausan elemen. Ini menunjukkan beberapa elemen biasanya terdiri dari tembaga, besi, chrominium, aluminium, timah, molybdenum, silikon, nikel atau magnesium.
  2. Kotoran atau jelaga. Kotoran dapat masuk kedalam oli melalui embusan udara lewat sela-sela ring dan melaui sela lapisan oli tipis kemudian merambat menuruni dinding selinder. Jelaga timbul dari bahan bakar yang tidak habis. Kepulan asam hitam dan kotornya filter udara menandai terjadinya jelaga.
  3. Bahan Bakar
  4. Air. Ini merupakan produk sampingan pembakaran dan biasanya terjadi melalui timbunan gas buang. Air dapat memadat di crankcase ketika temperatur operasional mesin kurang memadai.
  5. Ethylene gycol (anti beku)
  6. Produk-produk belerang/asam.
  7. Produuk-produk oksidasi Mengakibatkan oli bertambah kental. Daya oksidasi meningkat oleh tingginya temperatur udara masuk.

 

Kamis, 14 Juli 2011

7 SKENARIO KEREN TABRAKAN

rtikel berikut adalah 7 skenario tabrakan yg didasari dari kecelakaan yg sebenarnya dimana si pengendara2 motor ybs tewas. Mereka tak sempat menerangkan apa yg salah, jadi dibuatlah skenario ini, menghindari maut dan tetap selamat dgn mempelajari kesalahan mereka.

1. Perpotongan Jalur Berbahaya (Junction Jeopardy)

Pembunuh nomor satu, tabrakan di perpotongan jalur selalu sama dan berakibat serius, dapat terjadi pada siapa saja yg biasanya pengendara lain yg terlibat mengklaim bahwa mereka tak melihat ada motor datang, meskipun begitu pengendara motor bisa menghindari dgn defensive riding dan tetap awas.

Apa yg salah :
Pengendara motor berjalan di belakang sebuah mobil, ketika mobil tsb belok kiri, motor melaju bermanuver melewati mobil tsb di sisi kanan, ternyata dari arah kiri ada mobil lain yg melaju baik lurus maupun belok kanan/kiri.

Cara menghindar kesalahan :
- jangan pernah mendahului dari kanan dimana bisa jadi ada kendaraan masuk/belok di jalur anda tanpa peringatan, dahului dari kanan bila jelas2 perpotongan jalur tsb bersih dan aman tak ada kendaraan lain.
- masuki tiap perpotongan jalur dgn sebanyak mungkin penglihatan dan informasi, perhatikan posisi kendaraan dan lampu2 sen, tapi jangan menyimpulkan apa2. Nantikan yg tidak dinanti nanti.
- tanyakan pada diri sendiri "sudahkah saya terlihat?", pastikan anda di garis lihat pengendara mobil, kalau perlu terjadi kontak mata, bila ragu2 siapkan yg terburuk.

2. Tikungan yg Kacau (Cornering Chaos)

Jujur saja, tewas ditikungan adalah mati konyol, karena bisa dihindari dan tak ada alasan yg pantas utk itu. Tetap hidup, dlm kasus ini sangat sederhana, berkendaralah dgn keterbatasan anda. Status membuktikan bahwa pengendara motor tak berpengalaman atau yg sudah lama tak bawa motor adalah yg terbanyak mendapatkan kecelakaan ini, yg mengejutkan adalah terjadi meski jalan tidak basah.

Apa yg salah :
Pengendara motor memasuki tikungan terlalu cepat hingga gagal prediksi radius tikungan dan tak sempat melihat keadaan di ujung tikungan lalu berada di garis tikung yg tdk tepat hingga terlalu dekat dgn jalur arah lawan dan gagal menikung dgn benar hingga panik (ada yg menurunkan gas dan mengerem) hingga ketika keluar tikungan motor malah lari jauh ke arah lawan hingga bertabrakan dgn kendaraan dari depannya.

Cara menghindar kesalahan :
- rem dan atur posisi gigi segera, atur kecepatan hingga bisa merubah jalur menikung bila diperlukan, perhatikan keadaan tikungan bila ada tanda2 marka jalan kemana arah tikungan tsb.
- masuki garis tikungan dgn penglihatan terbaik utk melewatinya - bukan garis tikungan balapan, dgn menyisakan ruang antara anda dan kendaraan dari arah lawan.
- jika tiba2 tikungan menyempit (baik keadaan jalan maupun ada kendaraan lain), jangan panik, karena panik bisa membuat motor hilang kendali.

3. Mendahului yg Kebablasan (Overtaking Oblivion)

Tabrakan ketika mendahului adalah kasus paling banyak ke tiga dlm kecelakan motor, meskipun si pengendara motor biasa dan bisa mendahului kendaraan yg melaju lebih lambat.

Apa yg salah :
Pengendara motor melaju terlalu dekat pada kendaraan didepannya hingga banting setir kekanan dan berusaha mendahuluinya, ternyata didepan kendaraan tsb ada kendaraan lagi hingga si pengendara motor berusaha melewati keduanya, karena salah perhitungan dan salah atur jarak lalu keluar jalur masuki arah lawan dgn tak ada waktu dan jarak lagi utk pindah jalur hingga terjadilah tabrakan dgn kendaraan dari arah lawan.

Cara menghindar kesalahan :
- kunci mendahului adalah perencanaan yg matang, jangan gak sabaran, terburu2 atau agresif, posisikan diri anda dgn penglihatan terbaik kearah jalan didepan, pastikan posisi gigi yg pas utk menaikkan akselerasi.
- perhatikan jalan didepan dgn seksama, adakah hal2 yg berpotensi bahaya? jika ada sedikit saja keraguan di hati, jangan mendahului!, karena sebentaran saja anda dapat lagi kesempatan utk mendahului.
- lihat kaca spion dan area yg tak nampak di kaca spion lalu nyalakan lampu sen dan segera mendahului secepat dan semulus mungkin, ambil segera jalur semula dan jaga ruang antara anda dan kendaraan lain seluas mungkin.

4. Pemilahan yg Rusak (Filtering F**k-Up)

Bisa memilah melaju melewati kendaran2 di jalanan yg ramai adalah praktis maju yg terbesar dalam mengendarai motor sekaligus berbahaya.

Apa yg salah :
Pengendara motor melaju terlalu cepat di jalur 2 atau 3 dgn estimasi kecepatan 45kpj lebih cepat dari kendaran lain disekitarnya yg akan didahului, tiba2 salah satu kendaraan bermanuver pindah jalur tepat didepannya hingga si pengendara motor tak bisa menghindarinya dan terjadilah tabrakan.

Cara menghindar kesalahan :
- berkendaralah dgn kecepatan yg memungkinkan anda utk berhenti atau bermanuver dgn tepat, disarankan jangan lebih dari 15kpj dari kendaraan lain disekitar yg akan didahului.
- duduk tegak dan fokus terhadap jalan didepan, perhatikan tanda2 yg berpotensi bahaya, awas terhadap lampu2 sen kendaraan lain, perempatan2, pejalan kaki yg nyebrang dll, sisakan ruangan antara anda dan kendaraan lain.

5. Berkendara kelompok yg Berdukacita (Group Riding Grief)

Berkendara dgn teman2 bisa menyenangkan sekaligus dapat menimbulkan masalah. Berkendara kelompok tdk termasuk dlm catatan resmi kasus kecelakaan bermotor, tapi secara tetap tercatat sbg faktor penyumbang yg tidak bisa diabaikan. Porblem terbesar adalah si pengendara motor beresiko kecelakaan karena keinginan utk show off atau pamer kebisaanya bermotor didepan teman2nya. Berkendaralah dgn kenyamanan anda sendiri, jangan terpancing oleh ulah teman anda.

Apa yg salah :
4 motor atau lebih berkendara kelompok, dgn 3 motor di belakang sebuah kendaraan lain dan satu motor didepan kendaraan lain tsb sekalgus di belakang kendaraan lain, satu dari 3 motor dibelakang mencoba mendahului, tiba2 satu motor didepan tsb juga mendahului kendaraan didepannya tanpa memberi tanda dan tak melihat spion, motor yg dibelakangnya tak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan.

Cara menghindar kesalahan :
- kecuali anda memiliki kepercayaan penuh terhdp teman2 kelompok berkendara di sekitar anda, tetaplah dalam formasi dan memberi ruang gerak yg banyak utk mereka, jangan coba2 menerka apa aksi dan manuver yg akan mereka lakukan.
- beri kejelasan terhadap teman2 kelompok berkendara di sekitar anda bila anda ingin bermanuver, menolehlah dan beri tanda2 yg jelas.
- ketika mendahului, pertimbangkan pula teman2 kelompok berkendara di sekitar yg dibelakang dgn memberi ruang gerak yg cukup. jika mengikuti motor lain, jangan dasari gerak mendahului anda dgn motor yg ada didepan.

6. Tragedi Putaran (Turn Tragedy)

Ada beberapa kecelakaan yg melibatkan kendaraan yg memutar di U-Turn dgn pengendara motor yg melaju dari arah lawan. Pengendara motor biasanya jarang disalahkan terhadap jenis kecelakaan ini, tapi tetaplah berhati-hati.

Prediksi dan bereaksi akan kecepatan dan keberadaan kendaraan lain di jalur lawan dari kemungkinan berputar tiba2, jangan percaya pada lampu sen yg diberikan karena bisa terjadi kesalahpahaman (seperti ketika berputar memberi sen kanan, tiba setelah dijalur lawan masuk ke kiri jalur).

Beri ruang gerak jika nampaknya kendaraan dari arah lawan akan berputar, jika mendahului di satu jalur yg padat merayap, kendaraan yg antri didepan biasanya bermanuver kekanan mencari celah jalan didepannya.

7. Tabrakan belakang (Rear-end Wreck)

Melaju kencang di belakang kendaraan lain sepertinya terdengar bodoh ya? bisa jadi, tapi mengejutkan, terhitung 10% kecelakan bermotor dalam 9 grup contoh kecelakaan fatal dan menurut status, pengendara motor biasanya banyak disalahkan dalam kecelakaan jenis ini daripada kecelakan jenis lain, juga menunjukan terjadi pada pengendara motor yg masih muda, laki laki dan mengendarai motor yg kecil.

Perhatikan jalan didepan, jangan terganggu dgn "pemandangan" yg ada disekitar, bereaksilah segera terhadap lampu rem yg menyala didepan atau tanda2 yg menyebabkan terjadinya kelambatan didepan.

Kenali rem motor anda, banyak pengendara motor tak menyadari potensi akan rem motor mereka, sering2 lah tes rem mendadak dan kuat rem motor anda di empat yg sepi dan beraspal bagus utk mengetahui seberapa cepat motor anda berhenti, jangan berhenti mencoba pada tes pertama, terus lah mencoba, usahakan berangsur angsur hingga didapatkan perhentian yg maksimal.

Kesalahan dalam Percobaan (Error on Trial)

Kecelakaan tidak begitu saja terjadi, ada sebabnya. Kesalahan manusia menjadi faktor utama. Berlawanan dari opini populer yg ada, tak semua
kecelakaan disebabkan oleh pengemudi mobil, pengendara motorpun berbuat kesalahan. Dari Error on Trial yg dilakukan didapat data sbb :

Mobil
- gagal melihat dgn semestinya 18%
- gagal memutuskan10%
- kecerobohan 9%
- manuver yg buruk 8%
- kehilangan kendali 8%

Motor
- kehilangan kendali 14%
- gagal melihat dgn semestinya 14%
- gagal memutuskan10%
- manuver yg buruk 10%
- kecerobohan 9%